RSS

Merancang Power Supply untuk CCTV (3)

Installing a Simple and Good CCTV Power (Part 3)

The Smarter Way

Cara yang lebih “cerdas” adalah menempatkan adaptor plug-in di dekat camera tanpa melalui kabel penyambung. Keuntungan yang bisa diperoleh melalui cara ini, diantaranya:

1. Tidak ada drop tegangan dan sinyal video menjadi lebih sempurna.
2. Sumber listrik 220V bisa diambil dari mana saja, sehingga instalasi kabel coaxial lebih rapi.
3. Noise dan interferensi bisa diminimalisir.

Namun dalam implementasi di lapangan, cara ini memerlukan pengerjaan yang cukup detail dan “memakan biaya”. Supaya dudukannya kokoh, maka adaptor plug-in memerlukan stop kontak outbow yang (sebaiknya) ditempatkan di dalam box plastik atau metal. Selain itu, pemasangan box adaptor di dalam plafon memerlukan pekerjaan melubangi plafon. Jelas hal ini sedikit memakan waktu. Kabel adaptorpun perlu dilindungi oleh flexible plastic conduit agar tidak dimakan tikus. Beberapa kelengkapan tersebut terlihat pada gambar di bawah ini:
Adakalanya material tambahan di atas dirasakan costly (terutama oleh marketing!). Jika demikian, maka stop kontak outbow bisa dipasang langsung pada dinding seperti ilustrasi di bawah ini.
Untuk sementara abaikanlah dulu soal layout dan kerapian kabel, karena kami hanya sekedar ingin menggambarkannya untuk anda! Kami percaya anda bisa melakukannya dengan lebih rapi lagi. Point penting di sini adalah letak adaptor plug-in yang dekat dengan camera terbukti efektif dalam banyak hal. Selain murah, hasilnyapun tidak kalah bagus dengan pemakaian sentral Power Box yang berharga mahal. Tetapi kadangkala tuntutan desain CCTV yang profesional mengharuskan kita “melirik” pada pemakaian Camera Power Supply Distribution Box. Apa itu Camera Power Supply Distribution Box?  Mari kita bahas pada posting selanjutnya. Stay tune!
 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: