RSS

Mengenal Team Viewer (2)

Mengenal Team Viewer (2-Habis)

Memulai Koneksi

Syarat agar PC kita bisa tersambung dengan PC lain:
1. Kedua PC sudah tersambung dengan LAN atau Internet (sudah pasti).
2. Keduanya sama-sama menjalankan aplikasi Team Viewer.

Sekarang bagaimanakah apabila komputer yang akan kita akses belum memiliki software ini? Mudah saja. Ada tiga cara yang bisa dipakai, yaitu:

1. Menjalankan menu Invite Partner pada PC kita.
2. Software Team Viewer dikirim melalui email (sebagai attachment).
3. Komputer lawan mendownload file tersebut dari link ini atau di sini.

Terserah yang mana pilihan anda, karena semuanya memiliki tujuan yang sama. Ukuran filenyapun cukup kecil, yaitu sekitar 2.71 MB saja, sehingga tidak ada masalah. Baiklah kami ambil contoh untuk menu Invite Partner. Setelah software berhasil diinstall dan dijalankan, maka tampilannya akan seperti ini. Klik-lah pada menu Connection – Invite Partner.

Setelah itu tampilan akan berubah menjadi halaman email (default) yang pada intinya kita mengirimkan email ke PC lain agar ia mendownload software dari link yang disebutkan. Kita bisa mengedit isi email pada menu Extras – Options – Custom invitation. Contohnya seperti di bawah ini:

Selanjutnya, PC lawan akan meng-klik link tersebut dan software secara perlahan-lahan di-download ke PC dia. Untuk koneksi internet yang masih terbilang “sehat” dan dibantu oleh download accelerator, proses ini hanya memakan waktu sekitar 1 – 2 menit saja. Setelah download selesai, maka komputer lawan akan menjalankan pula software Team Viewer ini. Pada tampilan Wait for session akan terlihat ID dan Password. ID dan Password  ini kemudian diberitahukan kepada komputer pengakses, misalnya melalui sms agar praktis dan cepat.
Setelah sms diterima, komputer pengakses harus memasukkan ID ini ke dalam menu Create Session, lalu klik Connect to partner.  Setelah melakukan proses Autothentication, maka software akan meminta Password. Isikanlah Passwordnya, kemudian klik Login. Maka, dalam waktu yang tidak lama, layar komputer lain akan “berpindah” ke komputer kita. Kita bisa melakukan bantuan langsung (online) seperti halnya kita duduk di depan PC rekan kita. Luar biasa, bukan?
Penutup
Setelah dua PC saling terkoneksi seperti ini, maka selanjutnya silakan anda mengatur menu-menu Team Viewer sesuai dengan keperluan. Sedangkan untuk mematikan menu REC, maka pada PC pengakses pilihlah menu  Extras – Options – Remote Control – Automatically record dibuat disable (uncheck), yaitu sebelum melakukan koneksi.

Team Viewer dan Skype terbukti sangat efektif  dalam membantu mereka yang masih kesulitan dalam melakukan setting akses DVR via Internet. Sebagai informasi tambahan, seperti halnya Skype, Team Viewer pun memiliki fungsi two way audio dan video. Jadi selama asistensi berlangsung, kita bisa saling berbicara satu sama lain, tanpa melalui Skype lagi. Pilihan lainnya adalah menjalankan dua aplikasi ini sekaligus (Skype dan Team Viewer) sehingga atmosfir interaktifnya lebih terasa. Keterbatasannya hanya satu, yaitu aplikasi semacam ini memerlukan koneksi Internet yang benar-benar sehat. Bagaimana dengan koneksi tempat anda? Namun demikian, untuk dua software yang gratis ini sudah sepantasnyalah jika kita berterimakasih kepada pembuatnya.
 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: