RSS

Alarm Rumah (Bagian 6 – Habis)

Alarm Rumah (Bagian 6-Habis)

Jenis Sensor untuk Zone D

Sejatinya area terakhir yang menjadi sasaran pencuri adalah ruangan (interior). Sensor yang bisa dipakai untuk keperluan ini adalah motion sensor Passive Infra Red (PIR) indoor. Teknologi motion sensor yang dikenal sekarang ini ada 2 (dua), yaitu: Passive Infra Red (PIR) dan kombinasi antara PIR+Microwave. Sekadar informasi, teknologi PIR ini menggantikan sensor ultrasonik yang sudah ditinggalkan, karena dinilai terlalu sensitif. Terhadap goyangan gordyn yang tertiup anginpun sensor ultrasonik ini bisa mendeteksi, sehingga angka false alarm-nya termasuk tinggi. Dewasa ini sensor PIR-lah yang dinilai paling aplikatif. Hal ini disebabkan karena kestabilannya terhadap pengaruh lingkungan di sekitarnya dan unggul dalam hal mendeteksi gerakan manusia saja. Terbukti beberapa produk bahkan diklaim sebagai pet immune atau pet tolerance.  Artinya, hewan peliharaan yang dibiarkan berkeliaran di dalam ruangan tidak menyebabkan PIR mendeteksi. Dengan penempatan yang benar, PIR hanya bereaksi terhadap gerakan tubuh manusia saja. Hal ini dimungkinkan berkat adanya teknologi yang disebut Quad Zone Logic yang merupakan hak patent dari Optex.

Pada aplikasi rumah tinggal, PIR pada umumnya dipasang di R.Tamu, R.Kerja, R.Keluarga, R.Audio/Video dan ruangan lain yang memerlukan proteksi. Sedangkan untuk aplikasi perkantoran atau bank, umumnya dipasang di Banking Hall, Back Office Area, R.Arsip, R.Pimpinan bahkan ada yang dipasang di dalam R.Khazanah! Selain itu aplikasi sensor inipun cukup luas, misalnya di Distro, Factory Outlet, Boutique, Fancy Shop, Gerai HP, Toko Accessories Komputer dan masih banyak lagi.

Adapun faktor yang perlu sekali diperhatikan dalam pemasangannya adalah soal ketinggian. Sedangkan faktor lainnya yang perlu pula diperhatikan adalah:
1.  Tidak disarankan memasang PIR indoor di area luar, karena rentan terhadap false alarm.
2. Sedapat mungkin jangan mengarahkan PIR ke lubang ventilasi, ke arah AC ataupun sumber panas lain, seperti kompor gas di dapur atau tungku api.
3. Selalu memperhatikan pola deteksi yang dicantumkan dalam spesifikasi (max.12m pada titik center-nya).

Contohnya pola deteksi PIR merk Optex tipe RX-40QZ adalah seperti ini:

Tampak Atas (Top View)

Tampak Samping (Side View)

Ceiling Mount PIR

Ceiling Mount PIR adalah satu jenis PIR yang dipasang di atas plafon dan dapat memberikan pola deteksi berbentuk kerucut. Contohnya adalah produk Optex tipe FX-360. Dalam aplikasi rumah tinggal PIR jenis ini tergolong jarang dipakai.  Padahal sensor ini bisa dipasang di banyak tempat, sebut saja di ruang tengah ataupun ruangan kerja. Namun, PIR ini lebih cocok untuk ruangan kantor yang bersekat-sekat pendek, seperti pada ruangan redaksi koran, majalah ataupun kantor masa kini. Umumnya ruangan kantor masa kini disekat-sekat dengan partisi pendek, yaitu hanya setinggi kepala orang duduk. Maka, ceiling PIR bisa dipasang di atas plafon, sehingga memproteksi “secara sempurna” semua area di bawahnya dalam jangkauan 12m, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Tampak Samping (Side View)
Tampak Atas (Top View)
 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: