RSS

Access DVR Via GSM Modem (Part-3)

Access DVR via GSM Modem (Part-3)

Setelah modem kita benar-benar bisa meng-update layanan Dynamic DNS dari No-IP.com, maka sekarang lakukanlah setting pada menu DVR sesuai dengan contoh yang diberikan. Kebanyakan menu Network pada DVR isiannya kurang lebih sama dengan contoh berikut ini. Isilah seperti contoh ini, karena itupun sudah mencukupi.
IP Type       =  Static
IP Address   = 192.168.1.80
Gateway      = 192.168.1.1
Subnet Mask = 255.255.255.0
Port             = 2048
DNS Server   = 208.67.222.222 atau 8.8.8.8
Setelah itu keluarlah dari menu DVR. Kini, masuklah kembali ke menu TL-MR3420 melalui PC/Laptop dengan mengetikkan http://192.168.1.1. Carilah di sana menu Forwarding –> Virtual Servers –> Add New dan isilah seperti contoh di bawah ini, lalu klik Save.
Maka, setelah itu akan terlihat list Service Port seperti ini:
Tambahan
Jika DVR kita memiliki pilihan UPnP (Universal Plug and Play), maka pilihan ini boleh dibuat Enable, karena ini akan mempermudah. Konsekuensinya, menu UPnP pada router TL-MR3420 pun harus buat Enable pula. Jika UPnP pada DVR dan router TL-MR3420 sudah diaktifkan, maka berapapun nilai Port yang kita buat akan terbuka secara otomatis! Coba perhatikanlah ID nomor 5 pada gambar di bawah ini, bukankah itu DVR kita?

Apabila sudah seperti itu, keluarlah dari menu TL-MR3420 dan bukalah http://canyouseeme.org. Maka di sana akan terlihat Your IP, bukan? Ketikanlah 2048 pada What Port, lalu klik Check. Jika berhasil, maka seperti biasa akan tampil keterangan seperti ini:



Catatan 
1. 39.209.29.225 adalah WAN IP dinamis dari operator pada saat itu, sedangkan 2048 adalah Port DVR kita yang kebetulan tidak diblokir oleh operator Telkomsel. Sementara, yang kami dapati pada operator 3 (Three), port 2048 dan port “favorit” lainnya terblokir. Terlepas dari faktor kebetulan atau tidak, inilah alasan kami mengapa memilih Telkomsel.
2. Kesimpulannya, beberapa Port tampaknya diblokir oleh operator seluler, sehingga untuk itu kita harus mencari angka-angka lain.
3. Anda bisa mencoba dengan beberapa angka Port lainnya jika mau, sampai mendapatkan Port yang terbuka.
Nah, jika:
1. Update ke No-IP.com sudah Succeeded.
2. Pengujian Port via canyouseeme.org pun sudah Success,
maka hampir dipastikan DVR kita bisa di-access dari luar via internet. Hasilnya kurang lebih seperti contoh di bawah ini. Perhatikanlah, bahwa alamat http://tanyaalarmtest.no-ip.org:2048 tidak lain adalah serangkaian parameter yang sudah kami jelaskan di atas, bukan?
Klik untuk memperbesar
Disclaimer
Apa yang kami uraikan dari awal hanyalah dasar-dasarnya saja. Kendati memakai contoh GSM, namun hal ini berlaku pula bagi CDMA beserta operator lainnya. Mengingat keterbatasan waktu, kami belum menguji operator lain apakah bisa atau tidak. Demikian juga apakah hari ini bisa connect, tapi esok lusa tidak, kami belum memiliki jawabannya. Kendala terbesar selain sinyal adalah kita tidak mengetahui Port berapa saja yang dibiarkan terbuka oleh setiap operator seluler. Demikian pula apakah WAN IP yang diberikan oleh operator termasuk tipe Dynamic ataukah Fixed. Ini perlu penelaahan lebih seksama. Kami persilakan pembaca mencari informasi tambahan seputar persoalan ini.
Satu hal lagi, kendati hasil gambar dan gerakannya sangat ditentukan oleh kualitas sinyal dari operator yang digunakan, namun bukan itu tujuan kami sebenarnya. Kami hanya bermaksud memberikan pemahaman dasar bagi pembaca sekalian seputar topik menarik ini. Semoga uraian kami di atas sudah mencukupi. Bagaimana? Ya, selamat mencoba!
 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: